Posts tagged Tadarus
Tiga Tingkat Puasa
Aug 21st
Ulama’ membagi puasa menjadi tiga tingkat: Pertama : Puasanya orang umum (`awam) Kedua : Puasanya orang khusus (khawwas) Ketiga : Puasanya orang khususnya khusus (khawwas al-khawwas)
Pertama: Puasanya orang umum (awam). Puasa orang awam ini adalah puasa yang dilakukan hanya dengan tujuan untuk menahan kemauan perut dan kelamin untuk mendatangi nafsu syahwat. Puasa yang dilakukan sekedar mengerti bahwa dirinya saat itu sedang diwajibkan berpuasa namun tidak pernah mengerti, untuk apa puasa itu diwajibkan.
Inilah puasanya orang kebanyakan, hanya menjalankan kewajiban puasa itu secara syariat saja. Hanya sekedar memenuhi kewajiban tanpa tahu hikmah dan rahasia di balik kewajiban tersebut. Namun, meski demikian, asal ibadah puasa itu dapat dilaksanakan dengan dasar hati yang ikhlas dan tanpa dicampuri sifat-sifat yang dapat membatalkan pahala puasa, maka tetap saja akan mendapatkan pahala dari puasa yang dilakukan itu. Hanya saja barangkali sulit bisa menggapai “rahasia amal” sebagai buah ibadah yang disembunyikan di balik kewajiban tersebut. Rahasia amal itu, menurut istilah para Ulama’ Sufi disebut “Khususiyah”, dengan khususiah itu jiwa seorang hamba akan menjadi lebih matang, dewasa dan kharismatik.
Kedua: Puasanya orang khusus (khawwas) adalah puasanya orang-orang shaleh, yakni puasa dengan menahan seluruh anggota tubuh dari perbuatan maksiat dan dosa. Mereka tidak hanya menahan kebutuhan perut dan kelamin saja, namun More >
Keutamaan Khusus Di Bulan Ramadhan
Aug 21st
Dari Salman RA. Rasulullah SAW telah berkhutbah kepada kita pada suatu hari di akhir bulan Sya’ban, Beliau bersabda: “Hai manusia, sungguh telah membayangi di belakang kalian, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah, bulan di mana di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa pada bulan itu sebagai ibadah wajib, dan shalat malam sebagai ibadah tambahan (sunah). Barangsiapa pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan amal kebajikan atau melaksanakan ibadah-ibadah wajib, maka dia seperti melaksanakan tujuh puluh ibadah wajib di luar bulan itu.”
Bulan itu adalah bulan sabar. Pahalanya adalah surga dan bulan penuh keluasan serta bulan di mana rezeki orang-orang beriman menjadi bertambah. Barangsiapa pada bulan itu memberikan buka puasa, maka dosa-dosanya akan diampuni dan dibebaskan dari api neraka serta mendapatkan pahala sebagaimana pahalanya orang yang ia beri makanan untuk buka puasanya itu tanpa dikurangi sedikitpun.
Para sahabat bertanya: ”Kalau kami tidak mempunyai apa-apa yang bisa kami berikan untuk berbuka bagi orang yang puasa?” Rasulullah SAW menjawab: “Allah akan memberikan pahala ini kepada orang yang memberikan buka bagi orang yang berpuasa dengan sebiji kurma atau air minum ataupun seteguk susu”. وَهُوَ شَهْرٌ أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ وَوَسَطُهُ مَغْفِرَةٌ وَآَخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ
“Ia adalah bulan, awalnya adalah More >