Posts tagged Politik
Rakyat Sudah Dewasa
Jul 14th
Sebelum pilpres, mengikuti perkembangan pilpres di Iran, banyak di antara kita yang ketir-ketir. Apalagi, dinamika kampanye para kandidat dan tim-tim sukses mereka begitu luar biasa. “Kampanye putih“, “kampanye abu-abu“, hingga “kampanye hitam” keluar semua dari sana-sini.
Namun, alhamdulillah, pilpres kita kemarin berlangsung aman dan lancar. Rakyat yang berdatangan ke TPS-TPS terlihat begitu santai dan guyub. Setelah mencontreng, mereka melanjutkan kegiatan masing-masing seperti biasa.
Setelah itu, mereka secara sendiri-sendiri atau beramai-ramai nonton hasil pencontrengan mereka di quick count. Bahkan, banyak yang nonton bareng sesama pencontreng yang berbeda pilihan. Mereka tertawa-tawa, kadang-kadang saling ledek laiknya sesaudara. Lihatlah, betapa dewasanya mereka.
Kalau harus ada yang diacungi jempol dalam pesta demokrasi ini, tidak diragukan lagi yang pertama-tama berhak kita acungi jempol adalah mereka: rakyat Indonesia.
Rakyat Indonesia, rupanya, benar-benar belajar dan menyerap pelajaran dengan baik. Dengan berkali-kali pemilu dan pilkada, mereka semakin terbiasa dengan pengamalan demokrasi. Sudah dua kali pilpres, mereka menunjukkan kedewasaannya. Bahkan, jika dibandingkan dengan para pemimpin dan tokoh politik di atas yang sok demokratis, tampaknya, mereka lebih dewasa.
Mungkin mereka -rakyat Indonesia itu- belajar juga dari kompetisi sepak bola dunia yang begitu enak ditonton. Para pemain begitu serius dan sungguh-sungguh dalam bertanding; masing-masing berusaha dengan segenap daya untuk mengalahkan More >
PKS Tersandung
May 18th
Politik memang tak menentu, sekarang bilang A sejurus kemudian bilang B. Bahkan Partai Islam seklaiber PKS yang mempunyai perolehan suara partai Islam terbanyak, terkesan “plin-plan” dalam menentukan koalisi dengan partai demokrat, terutama saat Budiono diusung sebagai wakil presiden.
Yang jadi pertanyaan pribadi penulis, apakah sebetulya PKS hanya memikirkan kekuasaan, untung-untungan atau kepentingan golongan dalam tampuk pemerintahan nantinya? atau bagaimana?
Sebagai orang yang tidak tahu akan politik, penulis sangat bingung dengan keputusan-keputusan yang diambil oleh partai politik. Sepertinya hanya tawar-menawar kekuasaan dan kepentingan, tanpa memikirkan kepentingan rakyat.
Contoh kecil saja, SATPOL PP yang bertugas untuk menertibkan pedagang liar sampai penggusuran. Apakah di kemudian hari orang-orang yang digusur mendapatkan perlindungan dan keamanan? Bagaimana nasip mereka kemudian? Ini adalah pertanyaan yang selalu penulis pertanyakan. Kemudian dimana pemiminpin kita, apakah mereka melihat, mendengarkan bahkan merasakannya? Kita anti kemiskinan atau anti orang-orang miskin?
Dalam situasi yang tidak menentu dan penuh dengan ketidak pastian. Penulis ingat pesan Ibn ‘Atho’illah dalam al-Hikam “Dunia itu selalu berubah dan Allah lah yang selalu memenuhi janjinya“. Kalau PARPOL Islam hanya mementingkan golongannya, atau PARPOL lain hanya mementingkan kekuasaan, kepada siapa kita menyandarkan kepercayaan?
Dan di sela-sela keputus-asaan, penulis yakin nasib kita, negara kita, nasib Indonesia bukan ditentukan oleh pemimpin-pemimpin yang dholim. Dengan do’a para wali, More >
Perlu atau bahkan Wajibkah Indonesia Menjadi Negara Islam
May 17th
Dari judul diatas bukan berarti penulis mau ikut campur dalam bidang Politik Kenegaraan, “tidak sama sekali” akan tetapi ini hanyalah sebuah pendapat, ikut rembuk sama-sama. Walaupun nantinya keputusan kita serahkan kepada rakyat Indonesia dan bagi saya pribadi mempunyai pendapat tidak wajib.
Dalam ushul fiqih yang dirangkum dalam qoidah fiqih, ada kaidah yang berbungi “Maslahatul Ammah” atau “Kemaslahatan Umum”, tidak pandang bulu, apakah ia berbeda ras, suku, bangsa, negara, bahkan agama sekalipun. Terlebih kalau kita bicara masalah Negara yang mencakup semuanya, dalam hal ini pemegang kekuasaan adalah rakyat.
Penulis menghargai kalau seandainya ada beberapa golongan yang menginginkan negara ini menjadi negara Islam, karena inilah Demokrasi, mungkin mereka berpandangan bahwa mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Dan karena mengalami keputusasaan disebabkan prilaku dan tingkahlaku para elit politik atau pemerintahan, maka mereka perlu ditegakkan syareat Islam. (more…)
Share :