Gus Mus

ya tuhan, pelajaran apa ini?

ya tuhan, pelajaran apa ini?
kau kurniakan kepada kami ironi-ironi
yang mengusik pikiran dan nurani:
kau kurniakan hamba buta yang mengetahui apa saja
dan sekian banyak tokoh tak buta yang tak mampu melihat apa-apa
kau kurniakan hamba yang tertatih-tatih dituntun sambil menuntun siapa saja
dan sekian banyak tokoh yang sanggup berlari sendiri tapi tak jelas arah-tujuannya

ya tuhan, pelajaran apa ini?
kau beri [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Kitab dan Buku

Oleh: A. Mustofa Bisri
Mungkin karena banyaknya hal-hal aneh di negeri ini, maka orang seperti tidak merasa aneh lagi dengan adanya penggunaan istilah-istilah yang sebenarnya aneh. Di negeri ini, misalnya, ada istilah sekolah dan madrasah yang pengertiannya setali tiga wang. Maka lucu sekali ketika ada orang mengatakan, “Anak saya sekolah di madrasah anu.”
Anehnya lagi, selaras dengan [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Mati Syahid dan Pemahaman Imporan

Oleh: A. Mustofa Bisri
Kesukaan meniru atau ‘mengimpor’ sesuatu dari luar negeri mungkin sudah menjadi bawaan setiap bangsa dari negeri berkembang; bukan khas bangsa kita saja. Pokoknya asal datang dari luar negeri. Seolah-olah semua yang dari luar negeri pasti hebat. Tapi barangkali karena terlalu lama dijajah, bangsa kita rasanya memang keterlaluan bila meniru dari bangsa luar.
Sering [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Ramadhan Menyehatkan Jasmani dan Rohani

Jadi, puasa yang diwajibkan sejak dulu kepada kaum sebelum kita, bertujuan utama: agar kita manusia ini bertakwa. Takwa adalah kondisi puncak hamba Allah. Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akhirat, kuncinya adalah ketakwaan kepada-Nya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolongan-Nya, penjagaan-Nya, pengampunan-Nya, cinta-Nya, limpahan rejeki-Nya, pematutan amal dan penerimaan-Nya terhadapnya; hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya.

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

KEKELOMPOKAN JAHILIYAH

Oleh: A. Mustofa Bisri
Seperti diketahui, sebelum kedatangan Islam, khususnya masyarakat Arab sangat terkenal dengan budaya pengelompokan kabilah, klan, suku, dengan tingkat fanatisme yang luar biasa. Masing-masing mereka tidak hanya suka membanggakan kelompok sendiri, tapi sering kali sambil merendahkan kelompok yang lain. Sedemikian fanatiknya masing-masing mereka terhadap kelompok sendiri, seolah-olah mereka punya ‘akidah’: Kelompok sendiri selalu [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Rakyat Sudah Dewasa

Oleh : A. Mustofa Bisri
Sumber : JawaPos.co.id
Sebelum pilpres, mengikuti perkembangan pilpres di Iran, banyak di antara kita yang ketir-ketir. Apalagi, dinamika kampanye para kandidat dan tim-tim sukses mereka begitu luar biasa. “Kampanye putih“, “kampanye abu-abu“, hingga “kampanye hitam” keluar semua dari sana-sini.
Namun, alhamdulillah, pilpres kita kemarin berlangsung aman dan lancar. Rakyat yang berdatangan ke TPS-TPS [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Emha Ainun Nadjib Untuk Dr. HC-nya Gus Mus

Tak akan didengarkan orang kalau ada seorang Doktor berfatwa, sebagaimana kalau KH Mustafa Bisri (andaikan beliau mau) berfatwa. Sebab ‘fatwa’ arti telanjang epistemologisnya adalah kedewasaan yang ‘jangkep’. Doktor masih kedewasaan parsial dan ‘githang’.

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Gus Mus Dianugerahi Gelar Doctor Honoris Causa

Sumber : Detik.com
Budayawan sekaligus kiai, KH Ahmad Mustofa Bisri atau lebih dikenal dengan Gus Mus mendapat anugerah gelar doctor honoris causa (HC) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Gus Mus dianggap layak menerima gelar itu karena kiprahnya di bidang kebudayaan Islam.
Acara pemberian gelar terhadap kiai kelahiran Rembang, Jawa Tengah itu dilakukan di kampus [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Pesan Gus Mus, Jangan Bawa Tuhan ke Politik

Sekarang ini musim politik, semua dipolitisir, Islam masuk politik tetapi berpolitiknya kurang pede (percaya diri), kalau mau berpolitik pakailah ilmu politik, jangan bawa-bawa Tuhan ke politik

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg