Cak Nun

Da’wah Kampus Pasca Mataram

Da’wah di kampus merupakan sebuah fenomena mengesankan. Kampus sebagai lapisan masyarakat tersendiri, adalah agen penting dari pertumbuhan hari depan bangsa. Namun, tak dapat diabaikan pula tumbuhnya lembaga da’wah di luar kampus, yang formatnya sudah bukan tradisi lagi. Di Yogyakarta, misalnya, ada angkatan muda masjid yang begitu gairah mengaji Islam. Dengan demikian, da’wah di kampus, tumbuh [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Orang Maiyah dan Gerbang Ghaib

Kepada Mujahidin Mujtahidin Maiyah Dari Muhammad Ainun Nadjib
Bismillah-ir-Rahman-ir-Rahim
Subhanallah

Maiyah bukan karya saya, bukan ajaran saya dan bukan milik saya.
Orang-orang Maiyah bukan santri saya, bukan murid saya, bukan anak buah, makmum, jamaah atau ummat saya.
Setiap hamba Allah memiliki hak privacy untuk berhadapan dengan Tuhannya, tanpa dicampuri, digurui atau diganggu oleh makhluk apapun, terlebih lebih lagi [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Makna Spiritual Dan Sosial Ibadah Puasa

Tulisan ini bisa dimulai dari perspektif Rukun Islam. Dari syahadah hingga menunaikan haji di rumah suci Allah. Kita mencoba menjelaskan satu per satu maqam Rukun Islam tersebut. Dan, pada akhirnya, kita akan melihat maqam ibadah puasa, yang menjadi topik bahasan tulisan ini. Apakah maqam-maqam itu saling terkait, atau tidak?
‘Alamat’ dan ‘Jurusan’
Syahadah. Salah satu Rukun Islam [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

KOSTUM AGAMA

Budaya keagamaan Islam mencapai puncak kemeriahannya terutama pada bulan Ramadhan. Televisi berlomba menggelar mubaligh dan presenter. Berbagai busana muslim-muslimah kita tonjolkan. Hiasan dan kostum warna warni mewah meriah kita pajang.
Saya sendiri berusaha menyesuaikan diri, sehingga untuk keperluan shooting saya pinjam sarung untuk kemul-kemul. Untuk siapakah semua itu dipertunjukkan? Untuk Allah, untuk bulan Ramadhan, atau untuk [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

MENABUNG SORGA

Diam-diam Allah menganugerahkan anjuran agar manusia tidak mengumbar dan menghabis-habiskan kegembiraan dan pesta pora sesuai bulan Ramadhan.
Mungkin agar tabungan kebahagiaan kita di sorga bisa bertumpuk sebanyak-banyaknya.
Makan jangan terlalu banyak. Kita dididik untuk belajar ngincipi sejumput makanan, dan selebihnya kita nikmati dengan cara memandanginya saja, untuk kita investasikan untuk kegembiraan yang lebih tinggi kelak. Justru itulah [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

MUDIK DUNIA AKHIRAT

Kerinduan untuk pulang ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan sanak famili, sesungguhnya adalah episode awal dari teater kebutuhan batin manusia untuk kembali ke asal usulnya.
Mudik Lebaran itu episode pulang secara geografis dan kultural. Dari alam nasional, global, universal dan liar, manusia beramai-ramai balik ke lingkungan primordial.
Kampung halaman adalah tanah air konkret. Tanah dan air sejarah [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

IN MEMORIAM RENDRA: Tanahku, Hutanku, Kuburanku

Ditulis Oleh: Muhammad Ainun Nadjib
Rencananya, sesudah diskusi ulang tahun ke-52 Lembaga Administrasi Nasional, 4 Agustus pagi itu, saya janji langsung ke Rumah Sakit Mitra Keluarga untuk turut mengantarkan Rendra pulang ke rumah Clara Shinta, putrinya, di Pesona Khayangan, Depok. Namun, tiba-tiba Mbah Surip dipanggil Tuhan sehingga seusai diskusi, saya dengan beberapa teman Kenduri Cinta langsung [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Benar Sendiri

Ada tiga model kebenaran yang bisa kita temukan. Pertama, model kebenaran yang dipakai sendiri: benarnya sendiri (benere dhewe). Kedua, kebenaran yang diakui banyak orang (benere wong akeh), dan, ketiga kebenaran hakiki (bener kang sejati).
Sejak mendidik bayi sampai menjalankan penyelenggaraan negara, manusia harus sangat peka dan waspada terhadap sangat berbahayanya jenis kebenaran yang pertama. Artinya, orang [...]

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg

Emha Ainun Nadjib Untuk Dr. HC-nya Gus Mus

Tak akan didengarkan orang kalau ada seorang Doktor berfatwa, sebagaimana kalau KH Mustafa Bisri (andaikan beliau mau) berfatwa. Sebab ‘fatwa’ arti telanjang epistemologisnya adalah kedewasaan yang ‘jangkep’. Doktor masih kedewasaan parsial dan ‘githang’.

Share :
  • Facebook
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Digg