about 1 year ago - No comments
Tulisan ini bisa dimulai dari perspektif Rukun Islam. Dari syahadah hingga menunaikan haji di rumah suci Allah. Kita mencoba menjelaskan satu per satu maqam Rukun Islam tersebut. Dan, pada akhirnya, kita akan melihat maqam ibadah puasa, yang menjadi topik bahasan tulisan ini. Apakah maqam-maqam itu saling terkait, atau tidak? ‘Alamat’ dan ‘Jurusan’ Syahadah. Salah satu
about 1 year ago - No comments
Budaya keagamaan Islam mencapai puncak kemeriahannya terutama pada bulan Ramadhan. Televisi berlomba menggelar mubaligh dan presenter. Berbagai busana muslim-muslimah kita tonjolkan. Hiasan dan kostum warna warni mewah meriah kita pajang. Saya sendiri berusaha menyesuaikan diri, sehingga untuk keperluan shooting saya pinjam sarung untuk kemul-kemul. Untuk siapakah semua itu dipertunjukkan? Untuk Allah, untuk bulan Ramadhan, atau
about 1 year ago - No comments
Diam-diam Allah menganugerahkan anjuran agar manusia tidak mengumbar dan menghabis-habiskan kegembiraan dan pesta pora sesuai bulan Ramadhan. Mungkin agar tabungan kebahagiaan kita di sorga bisa bertumpuk sebanyak-banyaknya. Makan jangan terlalu banyak. Kita dididik untuk belajar ngincipi sejumput makanan, dan selebihnya kita nikmati dengan cara memandanginya saja, untuk kita investasikan untuk kegembiraan yang lebih tinggi kelak.
about 1 year ago - No comments
Kerinduan untuk pulang ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan sanak famili, sesungguhnya adalah episode awal dari teater kebutuhan batin manusia untuk kembali ke asal usulnya. Mudik Lebaran itu episode pulang secara geografis dan kultural. Dari alam nasional, global, universal dan liar, manusia beramai-ramai balik ke lingkungan primordial. Kampung halaman adalah tanah air konkret. Tanah dan
about 1 year ago - No comments
Hikmah dari puasa, baik puasa wajib atau sunnat, adalah: 1. Sesungguhnya badan itu jika penuh dengan makanan-makanan yang lezat dan minuman-minuman yang segar, dan terus menerus dalam kesempurnaan hidup, maka akan menjadi sombong dan congkak, banyak penyakitnya, dan lupa mengingat keadaan orang-orang fakir dan miskin yang memerlukan bantuan. Oleh karena itu, hikmah menetapkan untuk mendidiknya
about 1 year ago - No comments
I’tikaf adalah niat berdiam di dalam masjid dalam keadaan puasa menurut Imam Malik bin Anas. Menurut Imam Asy Syafi’i dan Ahmad bin Hambal, puasa itu bukanlah syarat dalam i’tikaf. Dan menurut Imam Abu Hanifah, puasa itu menjadi syarat dari i’tikaf yang wajib. I’tikaf ini hukumnya ditetapkan oleh Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’. Dalam surat
about 1 year ago - No comments
Jadi, puasa yang diwajibkan sejak dulu kepada kaum sebelum kita, bertujuan utama: agar kita manusia ini bertakwa. Takwa adalah kondisi puncak hamba Allah. Hamba mukmin di dunia ini, dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaannya di akhirat, kuncinya adalah ketakwaan kepada-Nya. Mulai dari pujian Allah SWT, dukungan dan pertolongan-Nya, penjagaan-Nya, pengampunan-Nya, cinta-Nya, limpahan rejeki-Nya, pematutan amal dan penerimaan-Nya terhadapnya; hingga kebahagiaan abadi di sorga, ketakwaanlah kuncinya.
about 1 year ago - No comments
Sejak di surga, sesungguhnya Nabi Adam AS sudah dibekali Allah dengan Ilmu yang tinggi bahkan lebih tinggi dibanding ilmunya malaikat. Allah telah menyatakan itu melalui firman-Nya: وَعَلَّمَ آَدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلَاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (31) قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ “Dan
about 1 year ago - No comments
TADARUS (Part-9) Puasa dari Makna Sabda Nabi SAW -3 عَنِ النَّبِيِّ عَلَيْهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ : أَنَّهُ قَالَ حِكَايَةً عَنْ رَبِّهِ تَعَالى : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آَدَمَ لَهُ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِىْ بِهِ . متفق عليه “Dari Nabi SAW Sesungguhnya beliau bersabda menceritakan Firman Allah “Seluruh amal anak Adam untuknya, kecuali puasa, sesungguhnya ia
about 1 year ago - No comments
Ulama’ membagi puasa menjadi tiga tingkat: Pertama : Puasanya orang umum (`awam) Kedua : Puasanya orang khusus (khawwas) Ketiga : Puasanya orang khususnya khusus (khawwas al-khawwas) Pertama: Puasanya orang umum (awam). Puasa orang awam ini adalah puasa yang dilakukan hanya dengan tujuan untuk menahan kemauan perut dan kelamin untuk mendatangi nafsu syahwat. Puasa yang dilakukan